Menko PMK Minta Pendaki dan Pengunjung Tak Tinggalkan Sampah di Gunung

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengingatkan masyarakat akan pentingnya dalam melestarikan lingkungan sekitar. Salah satunya, di kawasan gunung.

Hal ini disampaikan Muhadjir mengingat banyaknya sampah yang ditinggalkan sembarangan oleh para pendaki di gunung. Pada tahun 2022, tercatat satu setengah ton lebih sampah diturunkan dari Taman Nasional Gunung Gede–Pangrango.

“Saya mohon jangan lagi ada pendaki atau pengunjung yang pergi meninggalkan sampah, bawalah sampah turun dan tinggalkan kenangan berkesan di tempat yang indah ini,” ujarnya kala memberikan sambutan Aksi Nyata Revolusi Mental Bersih Gunung Gede Pangrango, sebagaimana dikutip dari siaran pers, Kamis (21/9/2023).

Menurut Muhadjir, upaya pelestarian lingkungan, pengembangan olahraga petualangan mendaki gunung, pengembangan gunung sebagai destinasi wisata, harus dilakukan secara sinergis dalam satu kesatuan yang utuh, dalam kerangka besar pembangunan berkelanjutan.

“Oleh karena itu, manusianya harus disiapkan, generasi mudanya harus dibangun sedini mungkin bahkan sejak dari kandungan, usia sekolah, hingga usia produktif,” jelasnya.

Muhadjir memberikan apresiasi kepada seluruh peserta Aksi Nyata Revolusi Mental Bersih Gunung Gede Pangrango yang sebagian besar adalah anak muda usia produktif. Dia menilai perlibatan anak muda juga sekaligus dapat menjadi instrumen amplifikasi yang efektif untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan.

“Saya sangat kagum dengan geliat dan ketangkasan anak-anak muda yang tergabung didalam berbagai komunitas yang sekarang ini ramai-ramai datang ke taman nasional untuk melakukan Aksi Nyata Revolusi Mental yaitu bersih-bersih taman nasional ini,” tutur Muhadjir.

Gerakan bersih gunung ini juga sebagai implementasi dari salah satu Gerakan Nasional Revolusi Mental, yaitu Gerakan Indonesia Bersih. Kegiatan Aksi Nyata Bersih Gunung ini juga sangat strategis untuk menanamkan nilai-nilai utama Gerakan Nasional Revolusi Mental, yaitu Etos Kerja, Gotong Royong, dan Integritas.

Baca Juga  Kekeringan, 15 Ribu Liter Air Bersih Didistribusikan untuk Warga Neuheun Aceh Besar

”Saya berpandangan bahwa, dengan banyaknya anak muda yang terlibat dari berbagai komunitas, maka Gerakan Nasional Revolusi Mental akan lebih mampu menggerakan masyarakat lebih luas lagi untuk berubah menjadi lebih baik, dari pola pikir hingga tindakan sehari-hari,” pungkas dia.

Jadi Aksi Berkelanjutan 

Muhadjir berharap aksi kolaborasi ini akan berkelanjutan dan memberikan dampak signifikan pada upaya pelestarian ekosistem taman nasional seperti gunung. Persoalan sampah di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) tidak dapat diremehkan demi kelestarian TNGGP sebagai salah satu menara air yang menjadi penopang kehidupan kota – kota besar di sekitarnya.

Muhadjir juga melelang jam tangan kesayangannya dimana uang hasil lelangnya nanti disumbangkan kepada pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Hal ini sebagai bentuk dukungannya dalam membantu melestarikan lingkungan Taman Nasional tersebut.

Berbagai kegiatan bersih gunung seperti yang dilakukan Trashbag Community dengan menurunkan sampah secara berkala tidaklah cukup. Kerja sama berbagai pihak diperlukan untuk meningkatkan kesadaran pendaki dan masyarakat umum lainnya untuk menjadikan #GunungBukanTempatSampah

Aksi nyata Revolusi Mental Gerakan Bersih Gunung Gede Pangrango dilaksanakan dengan kolaborasi Kementerian/Lembaga/Organisasi secara lintas sektor & pentahelix. Diharapkan dapat mewujudkan Gunung Gede Pangrango yang bersih dan lestari, sekaligus membangun kesadaran bagi masyarakat sekitar, pendaki, wisatawan, dan mayarakat luas secara umum untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian alam Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Kegiatan pendakian dan bersih sampah dilangsungkan dari tanggal 17 September sampai 19 September 2023 dengan tiga titik jalur pendakian. Jalur pertama berangkat 17 september dengan titik pusat pemungutan sampah di Surya Kencana. Jalur kedua berangkat 18 September dengan titik pusat di Kandang Badak. Sementara jalur ketiga akan melaksanakan kegiatan bersih gunung di air terjun Cibereum.

Baca Juga  Ghisca Debora Jadi Tersangka Penipuan Tiket Konser Coldplay, Modusnya Ngaku Kenal Promotor

 

Seorang pendaki di puncak Gunung Gede Pangrango dikecam oleh netizen setelah terekam menyalakan bom asap di puncak gunung tersebut.

Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *