3 Oknum Pegawai BP2MI Bandara Soetta Jadi Tersangka Kasus Pungli Pekerja Migran

Pekerja migran Indonesia itu sebenarnya telah diatensi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Riyadh, Arab Saudi. Melalui Brafaks (Berita Faksimile) atau Berita Biasa yang dikirimkan oleh Kepala Perwakilan Republik Indonesia di Riyadh, Arab Saudi, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia, Abdul Aziz Ahma yang ditujukan kepada Menteri Luar Negeri RI, Menteri Ketenagakerjaan RI dan Kepala BP2MI RI.

Dalam Brafaks tersebut disampaikan ringkasan berita, bila KBRI Arab Saudi meminta bantuan pemerintah pusat terkait pengaturan penjemputan dan memastikan pemulangan seluruh WNI/PMI tersebut ke daerah asalnya masing-masing dengan selamat tanpa hambatan.

“Merupakan suatu hal yang tidak dapat dibenarkan untuk mencari keuntungan dari para PMI kurang beruntung ini, yang diketahui di dalam Brafaks, hampir seluruh PMI tersebut merupakan PMI yang memiliki masalah dengan hukum setempat maupun PMI yang mendapat perlakuan buruk dari majikan mereka,” kata Ketut.

Tim penyidik Kejaksaan Negeri Kota Tangerang saat ini telah lakukan penahanan terhadap tiga orang tersangka. Atas perbuatan tak bertanggungjawab tersebut, ketiganya terancam kurungan penjara 5 tahun.

Quoted From Many Source

Baca Juga  Bertemu Jokowi, Xanana Gusmao Harap Pemilu di Indonesia Berjalan Sukses

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *